Pelangi Monokrom

Kukira pelangi itu selamanya indah.
Nmanun, lagi lagi ku salah menifsirkan.
bahwa setelah hujan ya sudah tak akan ada yang kembali
Jahat ya? teramat jahat mungkin..

kini, hanya pada sang dwiwarmalah ku bersandar
Merangkai segala paradox yang semakin kacau.
Kau benar, aku menipu diriku sendiri
Mengatakan segala dusta tanpa sedikitpun yang benar

Lagi lagi aku salah menafsirkan..
Bahwa, kagum ya kagum,, bukan cinta
Mungkin cerita kita hanaya sampai disini
Biarlah, hanya Dwiwarma yang menyaksikan
Tidak harus hujan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tentang Blog dan Podcast

Akhir september menuju awal oktober (a diary)

Rain in Autum Season